Tugas Head Barista, Gaji dan Skill yang Dibutuhkan

Head Barista

Head barista berperan penting dalam menjaga kekompakkan tim barista. Kekompakkan yang baik ini akan membantu menjaga kualitas rasa dan aroma kopi. Hal inilah yang bisa membawa sebuah coffee shop menuju kesuksesan.

Beberapa orang berpikir, menjadi seorang ketua barista kerjanya lebih santai dan tidak terlalu banyak yang dipikirkan. Padahal, banyak orang belum menyadari bahwa ketua barista memiliki tanggung jawab yang besar. 

Lalu, apa sebenarnya yang dimaksud dengan head barista? Seperti apa tugas dan tanggung jawabnya dalam memimpin. Bagi yang penasaran atau sedang belajar dan mempersiapkan diri untuk menjadi seorang ahli kopi satu ini, simak artikel di bawah ini! 

BACA JUGA: Skill barista apa saja? Ini 2 skil yang wajib dimiliki

Head Barista Itu Apa?

Sederhananya, head barista atau ketua barista adalah orang yang memiliki tanggung jawab mengawasi dan memimpin tim barista di cafe atau coffee shop. Seperti ungkapan ‘Diatas langit masih ada langit’, maka di atas posisi barista juga ada ketua barista.

Mereka adalah orang-orang yang sudah ahli dan berpengalaman di dunia barista. Pengalaman panjang mereka inilah diharapkan bisa membantu tim berkembang lebih baik. Karena itu selain mengawasi, ketua barista juga membimbing para barista yang dipimpinnya. 

Singkatnya, barista lebih fokus membuat minuman dan melayani pelanggan. Sementara itu, ketua barista bertanggung jawab memastikan kualitas minuman, pelayanan, dan kinerja tim tetap terjaga. Itulah gambaran umum pekerjaan seorang ketua barista sebagai pemimpin tim.

Tugas Head Barista di Cafe

Setiap coffee shop akan memiliki aturan yang berbeda bagi tugas ketua barista. Namun, secara umum berikut beberapa tugasnya yang paling sering dilakukan:

1. Mengawasi Tim Barista

Ketua barista memiliki tanggung jawab untuk memastikan semua barista bekerja dengan baik. Mulai dari cara membuat kopi, kebersihan area bar, hingga pelayanan kepada customer. Jika ada barista baru, ketua barista biasanya akan ikut membimbing untuk menjelaskan SOP yang berlaku.

2. Menjaga Kualitas Minuman

Salah satu tugas paling penting bagi ketua barista adalah menjaga kualitas rasa dari kopi. Misalnya, rasa espresso tidak terlalu pahit, susu tidak overheat, latte art tetap rapi, serta ukuran minuman sesuai standar. Jika konsisten, pelanggan menjadi nyaman dan akan kembali lagi. 

3. Mengatur Stok Bahan dan Peralatan

Head Barista

Selain menjaga kualitas rasa minuman, ketua barista juga bertugas untuk mengecek ketersediaan bahan dan alat. Seperti, stok biji kopi, susu, sirup, cup, hingga kebersihan mesin kopi. Jika stok hampir habis, mereka biasanya akan mencatat kebutuhan dan melapor ke manager.

4. Membuat Standar Kerja Barista

Head Barista

Di beberapa cafe, head barista juga ikut membuat standar kerja seperti resep minuman, cara brewing, standar dari latte art, serta cara melayani pelanggan. Pembuatan standar kerja ini bertujuan agar barista memiliki kualitas kerja yang sama. 

5. Menangani Masalah di Area Bar

Head Barista

Saat pelanggan mulai berkunjung, suasana cafe akan terlihat ramai. Para pekerja pun sibuk  dengan pekerjaan masing-masing. Kondisi ini terkadang tidak selalu berjalan dengan mulus, ada beberapa masalah yang biasanya muncul. Seperti pesanan menumpuk, mesin eror, atau customer complain. Kondisi demikian, ketua barista biasanya menjadi orang pertama yang membantu penyelesaian masalah tersebut.

BACA JUGA: Pelatihan Brewing Coffee Profesional untuk Barista  Modern

Posisi Jabatan di Cafe Apa Saja?

Sebagian besar, banyak orang baru mengetahui bahwa di coffee shop ada beberapa posisi pekerjaan. Semua posisi ini membentuk tim dan bekerja sama menjalankan coffee shop dengan tugas masing-masing. Berikut beberapa posisi yang umum ditemukan di cafe:

  1. Barista, memiliki tugas untuk membuat minuman dan melayani customer.
  2. Head barista, bertanggung jawab memimpin barista dan menjaga kualitas operasional area barista.
  3. Kasir, bertugas mengatur pembayaran dan menerima pesanan customer.
  4. Kitchen staff, tugasnya membuat makanan atau snack yang dijual di cafe. 
  5. Supervisor, mengawasi operasional cafe secara keseluruhan.
  6. Manager cafe, bertanggung jawab atas seluruh bisnis cafe.

Beberapa coffee shop kecil biasanya hanya memiliki beberapa karyawan saja, itu artinya satu orang merangkap satu atau dua pekerjaan. Namun, di coffee shop besar pembagian posisi lebih jelas, satu orang tidak bisa merangkap beberapa pekerjaan. 

Skill Head Barista yang Wajib Dimiliki

Menjadi ketua barista dengan beberapa tugas yang tidak hanya mengawasi, tetapi juga membimbing barista, itu membutuhkan beberapa skill dalam menjalankan tugas-tugas tersebut. Beberapa skill itu adalah:

1. Skill Membuat Kopi

Head Barista

Mahir membuat kopi adalah kemampuan dasar yang wajib dimiliki seorang ketua barista. Karena, nantinya mereka akan menjadi contoh bagi tim barista lainnya. Kemampuan dasar itu diantaranya:

  • Memahami espresso extraction
  • Manual brew
  • Latte art
  • Grinding
  • Milk streaming, dan
  • Karakter biji kopi

2. Leadership atau Jiwa Kepemimpinan

Head Barista

Sebagai pemimpin, head barista harus memiliki skill leadership yang baik. Skill ini diantaranya yaitu dapat mengarahkan tim saat bekerja, membantu tim saat pelanggan ramai, dan menjaga suasana kerja tetap nyaman. Hal ini sangat penting agar operasional cafe berjalan lancar. 

3. Komunikasi yang Baik

Head Barista

Selain tim kerja, ketua barista juga aktif berinteraksi dengan customer, manager, maupun supplier. Oleh karena itu, skill komunikasi memang harus dilatih, karena sangat urgen dan selalu terpakai dalam banyak kondisi. 

4. Problem Solving

Di dunia cafe, masalah bisa datang kapan saja dan dari mana saja. Misal, mesin kopi bermasalah, stok tiba-tiba habis, atau pesanan salah. Kondisi ini menuntut head barista harus mampu berpikir cepat untuk mencari solusi. Masalah yang datang itu justru baik, untuk membentuk pribadi yang lebih matang dan dewasa menghadapi pekerjaan.

5. Manajemen Waktu

Head Barista

Saat cafe sedang ramai, maka pekerjaan bisa sangat sibuk. Karena itulah, ketua barista yang memiliki tanggung jawab besar, harus mampu mengatur prioritas dengan baik, membagi tugas, dan menjaga workflow tetap rapi. Semua itu membutuhkan manajemen waktu yang baik. 

BACA JUGA: Gaji Barista dan Peluang Kariernya

Berapa Gaji Ketua Barista?

Gaji ketua barista bisa berbeda-beda tergantung dari lokasi cafe, skala bisnis, pengalaman, dan kemampuan yang dimiliki. Namun, secara umum gaji ketua barista terutama di Indonesia berada pada kisaran Rp3.500.000 – Rp5.000.000 untuk cafe kecil atau menengah, dan Rp5.000.000 – Rp8.000.000 atau lebih untuk coffee shop besar dan terkenal

Pada beberapa kota besar semisal Jakarta, Bandung, Surabaya, ataupun Bali, ketua barista biasanya digaji lebih tinggi, apabila memiliki skill dan pengalaman yang baik. Selain gaji pokok, beberapa cafe juga memberikan uang service, bonus, atau tunjangan lainnya. 

Bagaimana cara Menjadi Ketua Barista?

Setelah memahami apa itu head barista, apa saja tugas dan skill yang dibutuhkan, serta gaji yang akan didapat. Lalu, bagaimana cara menjadi ketua barista?

Biasanya, seseorang tidak langsung menjadi ketua barista sejak awal bekerja. Mereka harus memiliki pengalaman dan kemampuan yang cukup dulu, barulah berpeluang menjadi ketua barista. Berikut beberapa cara yang bisa membantu kamu berkembang menjadi ketua barista.

  1. Kuasai dasar barista yaitu espresso, manual brew, latte art dan customer service. Kemampuan dasar yang kuat sangat membantu perkembangan karir
  2. Banyak latihan. Skill barista berkembang lewat praktik. Semakin sering latihan membuat kopi, steaming susu, atau brewing, maka kemampuanmu akan semakin baik.
  3. Belajar leadership. Jiwa kepemimpinan akan terbentuk melalui belajar komunikasi, kerjasama, dan tanggung jawab.
  4. Ikut Pelatihan atau Sertifikasi. Saat ini banyak workshop kopi, pelatihan barista, hingga sertifikasi kopi. Mengikuti pelatihan bisa menambah wawasan dan meningkatkan value diri di dunia kerja. 
  5. Pahami dunia coffee shop. Menjadi head barista bukan hanya soal kopi, tapi juga perlu memahami operasional cafe, pelayanan customer, kebersihan, dan kerja tim.

Cara Mengembangkan Skill Head Barista

Target awal untuk menjadi seorang head barista adalah berpengalaman dan mahir membuat kopi. Kuncinya hanyalah dua, ilmu dan praktik. Memahami ilmunya haruslah belajar, jago dalam praktiknya jelas harus latihan terus menerus. Jika hal itu konsisten, maka terbentuklah pengalaman.

Pengalaman membuat kepercayaan diri tumbuh. Proses mengembangkan skill, hal yang paling penting adalah membangun kepercayaan diri. Kepercayaan diri membuat siapapun kuat dan yakin bahwa dirinya bisa. Lalu, bagaimana kepercayaan diri itu tumbuh? Belajar dan terus praktik, serta carilah komunitas. 

Sekarang, banyak cara untuk bisa belajar. Beberapa orang belajar dengan otodidak lewat artikel ataupun video, namun sebagian orang memerlukan kelas pelatihan agar ada mentor yang mengarahkan. Melalui kelas pelatihan, orang akan mendapatkan tiga keuntungan sekaligus, yaitu ilmu, bisa praktik langsung dengan mentor, serta relasi dan komunitas baru.

Banyak orang lebih memilih mengikuti pelatihan barista, karena komunitas dan mentor yang membinging dengan baik. Terlebih lagi, sertifikat pelatihan akan menjadi pendukung skill yang telah didapatkan. Bagi mereka, pengalaman itu dapat meningkatkan kepercayaan diri dan mengembangkan skill yang sudah mereka miliki.

Bagi kamu yang sulit belajar otodidak, kamu boleh mencoba kelas dari Generasi Insan Kreatif. Di Generasi Insan Kreatif, selain ilmu yang kamu dapat, ada juga komunitas dan mentor berpengalaman dan menginspirasi. Kurikulum yang mereka terapkan akan membuatmu terdorong untuk praktik dan belajar banyak hal. Sehingga, bukan hanya mahir membuat kopi, tapi kamu juga pandai berelasi, komunikasi, dan bekerja sama dengan tim. 

AYO KONSULTASI SEKARANG

Scroll to Top