
Berapa sih gaji barista di Indonesia? Profesi barista kini semakin diminati, terutama oleh anak muda yang tertarik dengan dunia kopi, hospitality, dan industri food and beverage. Pekerjaan ini bukan sekadar membuat kopi, tetapi juga melayani pelanggan, menjaga kualitas minuman, memahami karakter biji kopi, hingga bekerja dengan ritme cepat dibalik bar.
Tidak heran jika banyak orang mulai mencari informasi tentang gaji barista sebelum melamar kerja atau mengikuti pelatihan. Pertanyaannya pun beragam: berapa gaji barista pemula? Apakah gaji barista di coffee shop besar lebih tinggi? Bagaimana kisaran gaji barista Starbucks, gaji barista Kopi Kenangan, dan gaji barista Fore Coffee?
Kali ini kita akan membahasnya secara lengkap dengan bahasa yang mudah dipahami. Namun, perlu diingat bahwa nominal gaji bisa berbeda tergantung lokasi, pengalaman, jenis kontrak kerja, jam kerja, tunjangan, serta kebijakan masing-masing perusahaan.
Lihat juga: Bisnis Roasting Kopi: Peluang Cuan yang Konsisten
Berapa Gaji Barista di Indonesia?
Berdasarkan data Jobstreet Indonesia pada Mei 2026, rata-rata gaji barista di Indonesia berada di rentang Rp2.750.000 sampai Rp3.500.000 per bulan. Sedangkan di kota-kota besar seperti Jakarta, gaji barista full-time ada di rentang Rp3,8 juta – Rp6,5 juta, sementara di Surabaya pada kisaran Rp3 juta – Rp4,8 juta. Untuk posisi senior/head barista bisa mendapatkan antara Rp5 juta – Rp9 juta.
Perbedaan angka ini wajar karena setiap platform memakai sumber data yang berbeda. Ada yang mengambil data dari lowongan kerja, laporan pengguna, atau kombinasi keduanya. Karena itu, angka gaji sebaiknya dipahami sebagai kisaran, bukan patokan mutlak.
Untuk barista pemula, terutama di coffee shop kecil atau daerah dengan UMK lebih rendah, gajinya bisa berada di kisaran Rp2 jutaan hingga Rp3 jutaan. Sementara untuk barista di kota besar, brand ternama, hotel, restoran, atau specialty coffee shop, penghasilannya bisa lebih tinggi, apalagi jika ada uang lembur, service charge, tips, bonus target, atau tunjangan makan dan transport.
Di sisi lain, upah minimum daerah juga sangat berpengaruh. Sebagai gambaran, UMP DKI Jakarta 2026 berdasarkan data dari www.metrotvnews.com tercatat sebesar Rp5.729.876, sedangkan beberapa provinsi lain memiliki UMP lebih rendah. Artinya, lokasi kerja bisa membuat perbedaan gaji barista cukup besar.
Baca juga: Standard Kompetensi Barista Pemula yang Harus Dikuasai
Faktor yang Memengaruhi Gaji Barista
Banyak orang mengira gaji barista hanya ditentukan oleh nama coffee shop. Padahal, ada beberapa faktor penting yang memengaruhi besar kecilnya penghasilan.
1. Lokasi Kerja

Barista di Jakarta, Bali, Surabaya, Tangerang, atau kota wisata biasanya punya peluang mendapatkan gaji lebih tinggi dibanding daerah dengan biaya hidup lebih rendah. Hal ini berkaitan dengan UMK, target penjualan outlet, dan jumlah pelanggan harian.
2. Pengalaman Kerja

Barista pemula biasanya mulai dari posisi junior, crew, atau trainee. Setelah menguasai mesin espresso, teknik steaming milk, latte art, inventory, dan standar pelayanan, peluang naik ke senior barista atau shift leader akan lebih terbuka.
3. Jenis Tempat Kerja

Coffee shop independen, jaringan kopi nasional, hotel, restoran, dan specialty coffee shop bisa menawarkan skema gaji yang berbeda. Ada tempat yang memberi gaji pokok standar, tetapi bonusnya menarik. Ada juga tempat kerja yang gaji pokoknya memang lebih tinggi, namun kita juga harus siap karena tuntutan operasionalnya akan lebih ketat.
4. Skill Tambahan

Barista yang bisa membuat latte art, memahami manual brew, menguasai kalibrasi grinder, mampu menjelaskan flavor notes kopi, serta punya komunikasi yang baik biasanya lebih bernilai di mata perusahaan.
Perbedaan Gaji Barista untuk Setiap Brand di Indonesia
Setiap brand tentu punya standar gaji sendiri yang berbeda-beda. Selain itu, faktor lokasi, jam kerja, target penjualan dan beberapa faktor lainnya juga ikut menentukan besaran gaji yang akan diterima. Berikut beberapa catatan penting mengenai gaji barista di beberapa brand berbeda yang sudah populer di tengah masyarakat.
1. Gaji Barista Starbucks

Banyak calon barista yang tertarik bekerja di Starbucks karena brand ini dikenal luas dan memiliki standar pelayanan yang kuat. Berdasarkan data Glassdoor untuk posisi barista Starbucks di Indonesia, estimasi gaji bulanan berada di kisaran Rp3,2 juta sampai Rp4,8 juta per bulan. Angka tersebut merupakan estimasi dari laporan pengguna dan bisa berubah sesuai lokasi, pengalaman, serta status kerja.
Starbucks Indonesia juga memiliki halaman karier resmi untuk kandidat yang ingin melihat peluang kerja terbaru. Di laman tersebut, para pelamar bisa langsung mengecek informasi karier serta lowongan yang tersedia dari sumber official perusahaan di Starbucks Coffee Company.
Selain gaji, bekerja di brand besar seperti juga biasanya menarik karena sistem kerja lebih terstruktur. Barista akan terbiasa dengan SOP, standar pelayanan, ritme operasional tinggi, dan pelatihan internal. Pengalaman ini bisa menjadi bekal kuat jika suatu hari ingin naik ke posisi supervisor, store manager, trainer, atau bahkan membuka usaha kopi sendiri.
Namun, perlu dipahami bahwa bekerja di brand besar juga menuntut kedisiplinan. Barista harus siap dengan jadwal shift, antrean pelanggan, target pelayanan, serta standar rasa yang harus konsisten setiap hari.
2. Gaji Barista Kopi Kenangan

Selain Starbucks, Kopi Kenangan menjadi salah satu brand kopi lainnya yang berkembang pesat di Indonesia. Banyak pencari kerja tertarik melamar karena outletnya tersebar di berbagai kota dan peluang kariernya cukup terbuka. Untuk gaji barista Kopi Kenangan, nominalnya dapat berbeda tergantung lokasi outlet, status kerja, pengalaman, dan kebijakan perusahaan.
Halaman karier resmi Kopi Kenangan menampilkan berbagai area kerja di perusahaan, mulai dari operasional toko, distribusi, pengembangan bisnis, hingga fungsi lainnya. Namun, seperti di berbagai perusahaan F&B lainnya, nominal gaji calon karyawan tidak selalu dicantumkan halaman karier resmi secara terbuka.
Secara umum, gaji barista di jaringan kopi nasional seperti Kopi Kenangan biasanya mengikuti standar upah daerah dan skema internal perusahaan. Untuk kota besar, peluang penghasilan bisa lebih kompetitif karena dipengaruhi UMK, tunjangan, lembur, dan performa outlet. Untuk posisi part-time, perhitungannya bisa berbeda karena biasanya disesuaikan dengan jam kerja.
Bagi pemula, bekerja di brand ini bisa menjadi langkah awal yang baik untuk mengenal industri kopi modern. Sistem kerja di jaringan besar membuat barista terbiasa dengan kecepatan pelayanan, penggunaan mesin, kebersihan area kerja, serta komunikasi langsung dengan pelanggan.
3. Gaji Barista Fore Coffee

Selain itu, Fore Coffee juga menjadi salah satu brand kopi modern yang banyak diminati oleh pencari kerja. Banyak orang mencari informasi gaji barista Fore Coffee karena brand ini dikenal memiliki konsep outlet yang rapi, menu yang variatif, dan lingkungan kerja yang dekat dengan anak muda.
Berdasarkan halaman karier resmi Fore Coffee, kualifikasi barista terbuka untuk minimal lulusan SMA/SMK atau sederajat, termasuk fresh graduate. Fore juga mencantumkan beberapa kriteria penting seperti minat belajar, kemampuan komunikasi, disiplin, tanggung jawab, mampu bekerja dalam tim, serta bersedia mengikuti jadwal shifting dan hari libur nasional.
Untuk nominal gaji, angkanya bisa berbeda antar wilayah. Sama seperti brand F&B lain, penghasilan barista Fore Coffee biasanya dipengaruhi lokasi outlet, status kerja full-time atau part-time, pengalaman, insentif, dan kebijakan internal perusahaan.
Jika mengacu pada rata-rata gaji barista nasional, calon pelamar bisa menjadikan kisaran Rp2,7 juta sampai Rp3,8 jutaan per bulan sebagai gambaran awal, dengan kemungkinan lebih tinggi di kota besar atau outlet yang memiliki skema tambahan. Tetap cek informasi lowongan resmi dan tanyakan detail kompensasi saat proses interview agar tidak salah ekspektasi.
Lihat juga: Robusta vs Arabika: Duel Rasa dan Aroma
Apakah Barista Cocok untuk Pemula?
Jawabannya: cocok, asal mau belajar dan siap dengan ritme kerja F&B. Banyak coffee shop membuka peluang untuk fresh graduate, termasuk mereka yang belum punya pengalaman. Namun, kandidat yang sudah memahami dasar-dasar kopi biasanya punya nilai tambah saat melamar.
Pelatihan barista bisa menjadi jalan pintas yang efektif. Dengan mengikuti pelatihan, Anda bisa belajar teori kopi, praktik membuat espresso, teknik milk steaming, latte art, manual brew, hingga simulasi kerja di coffee shop. Bekal ini membuat Anda lebih percaya diri saat interview maupun saat mulai bekerja.
Selain untuk melamar kerja, skill barista juga berguna bagi Anda yang ingin membuka usaha kopi kecil-kecilan. Dengan pemahaman yang tepat, Anda tidak hanya bisa membuat minuman enak, tetapi juga menghitung biaya bahan, menjaga konsistensi rasa, dan melayani pelanggan dengan lebih profesional.
Mulai Karirmu sebagai Barista dengan Pelatihan ini!
Menjadi barista bukan hanya soal membuat kopi. Profesi ini membutuhkan skill, ketelitian, keramahan, kecepatan kerja, dan kemauan belajar. Semakin baik kemampuan Anda, semakin besar peluang untuk mendapatkan penghasilan yang lebih baik dan naik ke jenjang karier berikutnya.
Tertarik memulai karier di dunia kopi? Ikuti pelatihan bersertifikat nasional menjadi barista di Generasi Insan Kreatif agar Anda punya bekal praktik, percaya diri saat melamar kerja, dan lebih siap masuk ke industri coffee shop. Kunjungi Instagram kami dengan klik tombol di bawah untuk mendapatkan informasi pelatihan barista lebih detail, dan jangan ragu untuk bertanya pada kami melalui Direct Message (DM) .
